Waspada! Kini Usia Muda Bisa Kena Peradangan Sendi

SEMARANG, suaramerdeka.com – Penyakit osteoarthritis atau yang orang awam sebut pengapuran sendi kini tak hanya menyerang manusia pada usia diatas 40 tahun. Namun, penyakit yang biasanya dirasakan nyeri pada bagian sendi itu ternyata juga menyerang manusia di usia muda, di antaranya usia 25 tahun.

“Memang sebenarnya faktor usia yang menyebabkan timbulnya rasa nyeri di bagian sendi ini, namun untuk sekarang tak hanya usia, tapi pola hidup yang tidak sehat termasuk pola makan, aktifitas berlebihan seperti sering mengangkat beban ini juga jadi penyebabnya,” kata dr Rinny Liestyana, Selasa (17/5).

Dia menambahkan, untuk timbulnya penyakit radang sendi ini di usia muda, penyebab utamanya adalah pola hidup yang tak beraturan, misalnya makan makanan yang tidak sehat dan jarang olahraga, sehingga menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan. Akibatnya sendi yang terutamanya lutut, lama kelamaan tak kuat menahan berat badan dan munculnya osteoarthritis.

“Penderitanya paling baik adalah melakukan olahraga renang, bersepeda, bahkan jalan kaki. Karena tiga aktifitas ini adalah yang paling ringan untuk persendian. Namun ketika sulit merubah pola hidup, mengkonsumsi suplemen juga bagus untuk pengobatan dan pencegahan,” jelas Rinny yang juga saat memberikan edukasi bersama PT LAPI Laboratories sebagai produsen sumplemen Osteokom.

Sementara itu, Brand Manager PT LAPI Laboratories Helen Arianna menjelaskan, lewat edukasi melalui stannya ini pihaknya ingin masyarakat tahu tentang bahayanya penyakit radang sendi. Dengan mengkonsumsi suplemen Osteokom, dapat dilakukan pencegahan dan pengobatan peradangan sendi.

“Sumplemen kami ini tidak berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka panjang, karena bahan utama seperti glukosamin, kondroitin, dan MSM terbuat dari bahan alami yang berkualitas tinggi,” tutur dia.

Suplemen tersebut, lanjut Helen, kini sudah dapat dibeli langsung di apotik dan toko modern sejak Maret 2016 lalu, tanpa resep dokter. Sehingga masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan suplemen yang juga telah direkomendasi oleh dokter tersebut.

 

Sumber : suaramerdeka.com

Top